Kenapa AC yang “sudah dicuci” bisa tetap kurang dingin
Salah satu keluhan yang sering kami dengar di Jakarta Timur: AC baru saja dicuci tukang panggilan, tapi dalam beberapa minggu sudah terasa kurang dingin lagi. Penyebabnya hampir selalu sama, cucian hanya membersihkan bagian yang terlihat kotor, tanpa mengecek tekanan freon atau kondisi komponen lain yang sebenarnya jadi akar masalah. Mencuci unit yang bocor freon-nya memang membuat unit terlihat bersih sesaat, tapi performa pendinginannya tidak akan pernah kembali normal sampai kebocorannya ditangani.
Karena itu setiap kunjungan service kami dimulai dengan pengecekan tekanan dan kondisi kelistrikan, bukan langsung menyemprot air ke unit.
Debu yang menumpuk di sirip evaporator (unit indoor) dan kondensor (unit outdoor) menghambat pertukaran panas, membuat kompresor bekerja lebih keras untuk mencapai suhu yang sama. Selain membuat ruangan kurang dingin, kondisi ini juga membuat konsumsi listrik naik dan mempercepat keausan komponen. Pencucian berkala pada dasarnya adalah perawatan pencegahan, bukan hanya soal kebersihan tampilan unit.
Menjaga saluran pembuangan air tetap lancar
Saluran pembuangan air (drain) yang tersumbat lumut atau kotoran adalah penyebab umum rembesan air dari unit indoor, masalah yang sering disalahartikan sebagai kebocoran freon. Setiap kunjungan service kami selalu mengecek kelancaran saluran ini, karena penyumbatan yang dibiarkan bisa merembes ke plafon atau dinding di sekitar unit.
Kontrak berkala untuk kantor dan ruko
Untuk pelanggan dengan banyak unit AC seperti kantor, ruko, atau rumah usaha, jadwal service yang tidak teratur biasanya berarti sebagian unit terlewat dan baru diservice setelah benar-benar bermasalah. Kontrak maintenance berkala kami menjadwalkan seluruh unit dalam satu kunjungan rutin, dengan catatan kondisi tiap unit dari waktu ke waktu, supaya penurunan performa bisa dideteksi lebih awal sebelum jadi kerusakan besar dan biaya perbaikan yang lebih mahal.